PPDB Zonasi Akan Dikukuhkan Dalam Perpres
Dikukuhkan Dalam Perpres

By Wahid Suharmawan 01 Jul 2019, 07:41:43 WIB FORUM KERJASAMA
PPDB Zonasi Akan Dikukuhkan Dalam Perpres

Keterangan Gambar : Prof. Dr. Muhajir


Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyebut peraturan mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi akan dikukuhkan menjadi Peraturan Presiden (Perpres). Perpres PPDB zonasi sedang digodok.

"Betul. Sedang dalam progress untuk dalam bentuk Perpres. Itu akan memetakan seluruh populasi siswa sehingga nanti akan mudah menyesuaikannya termasuk kekurangan guru, ketimpangan sarana prasarana. Itu nanti pendekatannya akan mikroskoptik kita selesaikan per zona," ujar Muhadjir di Kantor Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Dia meyakinkan kepada guru-guru untuk tidak gelisah jika ada rotasi guru ketika sistem PPDB zonasi ini dikukuhkan ke dalam Perpres. Sebab, mutasi guru berlaku di dalam zonasi.

"Guru-guru jangan gelisah nanti ada mutasi pindah provinsi. Bukan begitu. mutasinya masih di dalam zonasi saja. jadi rotasinya di zona masing-masing. Kecuali memang kalau terpaksa ada yang harus dipindah dari zona ke satu ke zona lain, itu kalau harus ada pertimbangan tertentu," tuturnya.

Muhadjir mengatakan, sebagian Pemerintah Daerah (Pemda) sudah siap mengikuti aturan soal PPDB zonasi. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan di daerah-daerah. 

"Sebagian besar Pemda sudah siap. tapi ada beberapa yang belum siap. Ada kendala seperti pejabat yang baru sama sekali karena pergantian, bahkan ada pula pejabatnya yang sampai sekarang statusnya Plt belum dipilih. Tapi kalau dari Kemendikbud, menurut saya, sudah sangat-sangat toleran karena Permendikbud 51/2018 itu kita terbitkan bulan Desember. Maka tahunnya pun 2018. Walaupun PPDB untuk 2019. Enam bulan kita selalu koordinasi dengan dinas-dinas, provinsi, kabupaten/kota, termasuk zona, kita punya zonasi bayangan," terangnya.

"Kita tawarkan ke Diknas kabupaten kota, zona ini sudah cocok belum. Ada revisi, dari 1.600 zona kita melebar menjadi sekitar 2.600-an. Itu sudah selesai dengan usul dari dinas masing-masing. Makanya saya kaget kalau ada zona yang tidak ada sekolahnya. Padahal sudah kami bicarakan, kami tawarkan berkali-berkali direvisi. Tapi oke lah, itu masalah justru karena itu makanya akan kami selesaikan untuk berikutnya," sambung Muhadjir.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment

Yuk Temukan Toko Terdekat dari tempat tinggal anda agar belanja lebih mudah. Klik / Cari Disini

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Gubernur Bengkulu Favorit Anda?
  H. Helmi Hasan
  Ichwan Yunus
  Agusrin M Najamuddin
  Rohidin Mersyah
  H. Junaidi Hamzah

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Edo Ikfianda

    Setelah membentuk Timnas, PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti menunjuk Alfred Riedl ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video